Goodbye Wordpress Welcome Drupal

Akhirnya selesai juga beres-beres situs skyisgrey.org. Ingin ganti suasana baru maka selama seminggu ini gw sedikit meluangkan waktu untuk upgrade situs tsb. Sebenarnya sih untuk skyisgrey.org proses upgrade nya dah selesai beberapa hari yang lalu tapi kegiatan upgrade situs ini malah ikut melebar juga ke situs-situs yang gw angoni. :D Dan biar tidak lupa jika nanti melakukan upgrade lagi maka dibuatkan saja beberapa catatan di blog mengenai oprekan selama beberapa hari ini.

NOTE: JANGAN LUPA BACKUP DATA SEBELUM MELAKUKAN UPGRADE!!!

skyisgrey.org

skyisgrey.org 2nd coming
skyisgrey.org — 2nd coming

Untuk skyisgrey.org bisa dibilang ini bukan upgrade melainkan migrasi backend dari Wordpress ke Drupal (iyah sekarang skyigsrey.org udah powered by Drupal :P). Alasannya? Ya itu tadi kata yang diatas "ganti suasana baru". :) Kalau menurut gw sih Drupal tuh mantab dan enak tuk digunakan, apalagi buat keperluan situs online komunitas (atau untuk keperluan lain mungkin?). Bagi yang ingin bikin semacam forum di Drupal cukup tinggal klik saja karena sudah tersedia di core module nya Drupal, support multiple blog untuk setiap users. Trus Drupal juga gampang untuk di customize, jika ingin fitur tambahan tinggal download optional module (lumayan banyak) dan seperti Wordpress juga untuk mengaktifkannya cukup ekstrak lalu klik (don’t need to say the magic words hehehe). Dan untuk yang suka ngoprek CSS sejak versi 4.7.x Drupal punya template engine baru jadi makin gampang aja untuk mengubah tampilan situs.

Hmm kalau kekurangannya dari Drupal apa yah? Mungkin belum tersedia module untuk menangani spam di default nya (bahaya nih!), perlu instal module tambahan lagi. Nggak ada alat bantu WYSIWYG untuk melakukan posting (optional — belum perlu). Dan untuk penggemar trackback juga masih perlu menginstal module tambahan (belum dicoba). Ada kejadian lucu juga sewaktu liat logs ternyata banyak mahluk2x yang ngakses ke alamat bla/bla/bla/trackback kayanya itu spammer yang nyoba kirim oleh2x (Wooyyy dah nggak ada lagi disini alamat buat trackback heuaheuae). Cukup sudah cerita tentang Drupalnya, yang masih penasaran bisa lihat sendiri tulisan mengenai perbandingan antara Drupal dan Wordpress ini.

Awalnya bingung juga gw cari cara gimana mindahin posting di Wordpress ke Drupal, masa sih harus manual mindahin satu-satu atau convert sendiri database nya? (males aja!). Akhirnya ketemu juga sama module wp2drupal, tapi sayang module tsb baru support Drupal versi 4.7.x sedangkan gw pengen pakai Drupal versi 5.x. Ya sudah diakali saja dengan cara menginstal lebih dulu versi 4.7.x trus convert database Wordpress kesitu, setelah itu baru upgrade 4.7.x ke 5.x. Emang sih caranya keliling2x tapi hasilnya sukses loh (lebih kurang :P). Untuk amannya proses migrasi lebih baik dilakukan di komputer lokal dan setelah sukses baru datanya silakan di upload menuju server bukan begitu? Jadi di komputer Anda juga perlu tersedia semacam Apache, PHP, MySQL untuk keperluan ini. Kalau di Ubuntu sih untuk menginstal aplikasi2x tsb tinggal sebutkan saja kata kuncinya: sudo apt-get install libapache2-mod-php5 mysql-server sedang kalau di tempat lain silakan saja tanya2x sama Oom Google. :P

Okeh sekarang silakan download database Wordpress Anda dari server dan buat database baru untuk Wordpress dan Drupal di komputer lokal.

$ mysql -u username -p
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 313 to server version: 5.0.22-Debian_0ubuntu6.06.2-log

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql> CREATE DATABASE wp_database;
mysql> CREATE DATABASE dp_database;
mysql> GRANT INSERT, UPDATE, SELECT, DELETE, DROP, INDEX, CREATE, ALTER, CREATE TEMPORARY TABLES, LOCK TABLES ON wp_database.* TO 'username'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
mysql> GRANT INSERT, UPDATE, SELECT, DELETE, DROP, INDEX, CREATE, ALTER, CREATE TEMPORARY TABLES, LOCK TABLES ON dp_database.* TO 'username'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
mysql> quit

Setelah selesai silakan ekstrak berkas source Drupal ke dalam Root Directory Apache (atau bebas selama bisa diakses oleh Apache) lalu import data awal untuk Drupal dan database Wordpress Anda.

$ mysql -u username -p wp_database < /lokasi/berkas/tsb/berada
$ mysql -u username -p dp_database < /lokasi_drupal/database/database.4.1.mysql

Edit berkas config Drupal (/lokasi_drupal/sites/default/settings.php), isi dengan data-data yang Anda buat di atas pada bagian $db_url = 'mysql://username:password@localhost/databasename';. Setelah ini kunjungi alamat web Drupal itu berada (misal: http://localhost/drupal).

Abis ini silakan bikin account user awal di Drupal, download module wp2drupal (atau sudah?), ekstrak ke dalam direktori /lokasi_drupal/modules kemudian aktifkan module tsb dalam menu administer > modules (cari dan tandai bagian wp2drupal lalu klik "Save Configuration")

Lanjut ke menu administer > Import from Wordpress ikuti tahapan yang dibutuhkan untuk memulai migrasi data dari Wordpress. Setelah semuanya terpenuhi silakan mengisi data-data di dalam bagian Setting, masukkan username, password, nama database untuk Wordpress yang tadi Anda buat. Opsi yang lain bisa gunakan defaultnya saja atau silakan diubah sesuai selera. Gw sendiri ada dua opsi yang diganti selebihnya make default aja yaitu opsi:

agar cukup pakai satu user saja sebelumnya ada tiga users di Worpress gw :) dan lalu opsi:

Sudah deh abis ini tinggal klik tombol "Start Migration" untuk mulai migrasi. Semoga berhasil! :D

Sukses??? baguss! Artinya Anda sudah siap untuk melakukan tugas berikutnya yaitu meng-upgrade Drupal versi 4.7.x ke versi 5.x. Informasi bagaimana meng-upgrade Drupal bisa dilihat pada berkas UPGRADE.txt yang ada di dalam Drupal 5.x atau baca lanjutan dari posting ini yang akan ditulis pada kesempatan yang akan datang eheheheh. :P

Nah sekarang waktunya membuat posting Anda di Drupal tampak sama dengan seperti waktu menggunakan Wordpress, salah satunya menyesuaikan URI situs Anda. Tujuannya agar pengunjung situs tidak bingung atau perlu merubah bookmark alamat posting Anda, lagi pula katanya "cool URIs don’t change". :D Untuk keperluan ini dibutuhkan module tambahan pathauto. Silakan instal pathauto seperti cara menginstal module wp2drupal di atas, setelah beres masuk ke menu pathauto (Administer > Site configuration > Pathauto), ubah setting sesuai dengan struktur URI yang Anda inginkan atau sesuai dengan struktur permalink dari Wordpress sebelum ini. Misalnya URI Anda sebelum ini adalah http://contoh.com/2007/04/08/uri-wordpress-saya-dulu/ maka Anda dapat mengisikan entri berikut ini di bagian Node path settings dalam menu pathauto:

Untuk lebih lanjut bisa mencoba langsung pathauto karena cukup jelas keterangan yang diberikan. Jika sudah beres tandai bagian Bulk update node paths dan klik "Save Configuration". Begitu pula bila Anda ingin juga mengubah struktur URI untuk bagian kategori.

Sampai disini rasanya kita sudah siap mulai mengubah backend situs Anda di server dari Wordpress ke Drupal, untuk ini Anda harus terlebih dahulu mengekspor database yang dibikin di komputer lokal agar dapat digunakan pada server dengan menggunakan perintah mysqldump.

$ mysqldump -u username -p dp_database > dp-database-lokal.sql

Siapkan berkas source Drupal, modules pathauto (module wp2drupal sih tinggal aja dah gak diperlukan lagi), dan dp-database-lokal.sql untuk di upload menuju server. Lalu buat database baru di server atau bisa juga pake database yang bekas Wordpress (BACKUP DULU!!), ekstrak Drupal dan modules pathauto, tempatkan di tempatnya masing2x. Edit berkas /lokasi_drupal/sites/default/settings.php, isi sesuai data2x yang Anda bikin, lalu jangan lupa salin direktori wp-content/ dari Wordpress ke Drupal agar tidak terjadi status "File not found" gara-gara berkas yang diupload sebelum ini tidak tersedia (boleh hapus direktori themes/ dan plugins/ yang ada di dalam wp-content/ karena memang tidak terpakai lagi. Terakhir silakan import berkas dp-database-lokal.sql. Sudah segitu saja (goodbye Wordpress welcome Drupal) dan mudah-mudahan berhasil yah! :D

Udah ah segini dulu cerita-ceritanya (mau ke pasar bentar), di lanjut nanti ke bagian berikutnya. BERSAMBUNG!

  1. panjang amat postingannya… masih bersambung pula… hehehehe…
    ntar deh kalo iseng2 pindah ke drupal juga, tapi udah bikin blog pake drupal juga sih, buat mainan doank :D

  2. emberr klo panjangnya mah :)
    awalnya malah pengen dijadiin satu tapi pas nulis loh kok dah panjang gini, bisa2 ntar ngabisin jatah kapling orang se-RT hehhehe … koment nya bersambung juga ah! :P

  3. Siip..,
    q bru mo cba Drupal nih.., lumayan bgus kliatanny..,

    sama kya Joomla yah..

    Thanks deh.

  4. Ugh…..ngegantung yach. Lanjut dunk artikelnya aku tunggu neh, penasaran.

    MAu theme drupal gak, ayo pada mau gak

Stop Me If You Think You've Heard This One Before